Polisi Periksa Kekasih Tersangka Pembunuh Bayi Majikan di Serang




Liputan7.com, Banten - Rumah orangtua balita korban pembunuhan oleh sang pembantu di Serang, Banten, tertutup rapat. Keluarga korban masih berduka kehilangan sang buah hati yang ditemukan tewas terendam di dalam ember.
Seperti ditayangkan Liputan7, Kamis (2/8/2018), selain telah menangkap tersangka, polisi juga sedang memeriksa kekasih tersangka untuk mengungkap keterlibatannya dalam kasus ini.
Sementara, bendera kuning masih terpasang di sudut jalan dan di depan rumah pasangan Sutihati-Ahmad Rojali di kompleks perumahan di Cikande, Kabupaten Serang. Kursi-kursi plastik ditumpuk dan tenda pun masih terpasang di depan rumah mereka.
Pemilik rumah Sutihati dan Ahmad Rojali tengah berduka. Mereka kehilangan buah hatinya, bocah perempuan berusia 3 tahun. Duka itu makin menyakitkan karena sang buah hati meninggal dunia di tangan pembantunya sendiri. Sehari-hari memang bocah malang itu diasuh sang pembantu, karena kedua orangtuanya bekerja sebagai buruh pabrik.
Kurang dari 24 jam, tersangka Sani diringkus polisi di rumahnya di kampung Pabuaran, Kecamatan Cikande. Tersangka tega merenggut nyawa anak majikannya karena sakit hati dilarang membawa kekasihnya ke rumah sang majikan.
Warga kompleks perumahan di Cikande, Selasa 31 Juli 2018, geger mendapati Sutihati berteriak meminta tolong. Sutihati menemukan buah hatinya sudah tak bernyawa dalam kondisi terendam di dalam ember.
Korban sempat dibawa ke bidan. Namun, balita malang itu telah dinyatakan meninggal dunia. Pada saat yang sama, sang pembantu menghilang dan meninggalkan rumah dalam kondisi tak terkunci. (Muhammad Gustirha Yunas)

Comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Orang jahat bukan hanya para pembunuh. Orang yang bermuka dua juga sangat jahat, sebab ia mampu menghancurkan negara yang kuat sekalipun.

    ReplyDelete
  3. Memang sudah kiprahnya orangtua yang menjaga anak bukan pembantu, apalagi anak masih balita anak butuh kasih sayang orangtua bukan pembantu, uang bisa di cari tpi kekelengen la banci tukur

    ReplyDelete
  4. Jadi lebih tau informasi dari blognya,terimakasih !

    ReplyDelete
  5. Latar belakang apapun dr tindakan ini, ini tidak bisa dibenarkan, semoga berita diatas jadi pelajaran buat kita semua. Thank you for the news

    ReplyDelete
  6. Semoga kasus kekerasan dan pencabulan di Indonesia berkurang

    ReplyDelete
  7. terimakasih atas infonya,semoga kasus seperti ini tidak terjadi lagi :)

    ReplyDelete
  8. Berita yang anda sampaikan menarik, aktual dan terpercaya. Dan pesan nya yang didapat semoga orang tua tidak mudah percaya dengan penjaga anaknya dan memberi perhatian lebih buat anaknya. Karena tindakan kriminalitas tidak mengenal waktu, umur, jenis kelamin, dan status sosial. 😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya setuju dengan saran anda ,terimaksih :)

      Delete
  9. Informasi bermanfaat jdi lebih berhati hati lagi :)

    ReplyDelete
  10. Wah saya sukak dengan informasi sangat bermanfaat jdi lebih berhati hati lagi :)

    ReplyDelete
  11. Informasi bermanfaat terimakasih yang sudah buat ini

    ReplyDelete
  12. Orang jahat bukan hanya orang pembunuh melainkan orang yang sering menyakiti hati orang

    Informasi nya sangat bermanfaat dan berguna

    ReplyDelete
  13. sngat membantu .
    saya tunggu informasi selanjutnya

    ReplyDelete
  14. Informasinya bermanfaat. Terimakasih

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Informasinya sangat bermanfaat,
    Trimakasih atas informasinya

    ReplyDelete
  17. informasinya sangat berguna dan bagi orngtua harus lebih berhati hati

    ReplyDelete

Post a Comment